Dibukanya kembali perjalanan umroh dan pemerintah Arab telah melonggarkan prokes di Mekkah, menjadi kabar bahagia dan juga jawaban untuk para masyarakat atas penantian panjangnya setelah hampir 2 tahun perjalanan umroh ke Mekkah ditutup karena adanya virus Covid-19 ini.

 Mendengar kabar Bahagia ini, tentu saja Anda semua sudah mulai mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan ibadah umroh, bukan? Nah, ada sejumlah persyaratan untuk melakukan ibadah umroh yang sudah ditetapkan pada masa pandemi Covid-19 seperti berikut ini.

Syarat untuk Menjalankan Ibadah Umroh

1. Sebelum keberangkatan ke Mekkah

  • Yang bisa berangkat hanyalah jamaah yang sudah berusia 18 hingga 65 tahun saja.
  • Sudah divaksin dosis lengkap.
  • Mempunyai hasil RT-PCR negative.
  • Sistem keberangkatan dengan memakai pesawat direct flight, memakai 1 pesawat yang berisikan seluruh jamaah umrah dan tidak ada penumpang umum.
  • Melakukan screening kesehatan yang dilakukan di laboratorium yang sudah diawasi dan diakui Kementerian Kesehatan. Tahap ini dilakukan sebelum keberangkatan, untuk memastikan kesehatan dari para jamaah.
  • Jamaah berkumpul di tempat yang telah ditentukan sebelum keberangkatan guna melakukan screening kesehatan sebelum keberangkatan. Dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede.
  • Di waktu yang sudah ditentukan, para jamaah akan berangkat ke Bandara Soekarno Hatta dan masuk ke dalam pesawat dari Gedung VVIP yang terletak di terminal 1 Bandara Soetta.

2. Ketika tiba di Arab Saudi

  • Para jamaah wajib menjalani karantina selama 3 hari yang dimulai ketika tiba di Arab Saudi, sesudah karantina selama 48 jam maka jamaah wajib melakukan PCR.
  • Ibadah umrah di lakukan selama 9 hari termasuk dengan PP.
  • Kamar hanya berisikan 2 orang saja, makanan diberikan dalam bentuk kemasan dan alat transportasi mengikuti ketentuan yang ada di Arab Saudi.
  • Umrah dilakukan 1 kali, menunaikan shalat di Masjidil Haram lewat etrama dan para jamaah bebas untuk melakukan sholat 5 waktunya di Masjid Nabawi.
  • Sebelum kepulangan para jamaah harus melakukan tes PT-PCR, hanya para jamaah yang hasilnya negatif saja yang diizinkan pulang ke tanah air.

Sesudah Anda mengetahui syarat yang perlu dilakukan sebelum dan sesudah Umroh. Ada syarat wajib lainnya yang perlu Anda ketahui dan harus dipenuhi menurut Islam. Apa sajakah syarat-syarat tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini.  

Syarat Perjalanan Umroh Kini Mulai Longgar

Syarat Wajib Umrah  

1. Beragama Islam

Syarat pertama agar bisa menjalani ibadah umrah yaitu beragama Islam. Yang artinya, untuk Anda yang beragama Islam, pastinya boleh menjalani ibadah ini ke Tanah Suci. Adanya syarat wajib umrah ini, maka akan tidak sah hukumnya jika umat dari agama lain menjalani ibadah umrah ke Mekkah.

2. Baligh atau dewasa

Syarat wajib selanjutnya yaitu baligh atau dewasa. Seorang umat muslim yang sudah memasuki masa baligh maka disarankan untuk dapat menjalani ibadah umroh. Masa baligh tersebut memiliki tanda-tanda seperti kedewasaan secara fisik. Jika ibadah umrah di masa anak-anak, maka hal tersebut tidak akan bisa menggantikan ibadah umrah pada usia dewasa.

 Tetapi, tidak berarti jika anak-anak tidak diizinkan untuk menjalani umroh. Bahkan bayi pun ternyata bisa menjalani ibadah umrah, asalkan orang tua atau keluarganya mampu untuk memberangkatkan anaknya. Dengan begitu, anak-anak tetap tidak masuk pada syarat wajib untuk menjalani ibadah umrah, ya!

3. Memiliki akal yang sehat

Berakal sehat menjadi syarat wajib umrah selanjutnya yang perlu Anda ketahui. Umat Islam disunahkan untuk melakukan ibadah umrah dengan akal yang sehat, agar bisa membedakan mana yang buruk dan baik untuk diri sendiri dan juga sekitarnya.

 Dengan demikian, para umat Islam yang telah mampu mempertimbangkan hal buruk dan baik dengan logis dan dewasa, maka telah termasuk pada syarat wajib menjalani ibadah umroh. Walaupun begitu, terdapat syarat wajib lainnya yang perlu Anda penuhi ya!

4. Mampu

Maksud dari syarat yang satu ini yaitu mempunyai kemampuan untuk bisa menjalankan ibadah umrah, baik dari finansial, fisik dan juga waktu yang diluangkan untuk melakukan ibadah ke Mekkah.

5. Merdeka

Syarat berikutnya yang wajib Anda penuhi selanjutnya yaitu merdeka. Yang artinya, umat Islam yang disarankan untuk menjalani ibadah umrah yakni seseorang yang sudah merdeka atau bebas dari segala macam perbudakan.

 Untuk syarat wajib ini memang berhubungan dengan kehidupan di masa lalu yang pernah dirasakan oleh kaum Arab. Sehingga, di masa lalu kaum Arab masih melakukan perbudakan, sehingga tidak diperbolehkan untuk para budak tersebut menjalani ibadah umrah maupun haji.

Itu tadi sejumlah syarat wajib untuk menjalani ibadah umroh yang penting dan perlu Anda penuhi jika memiliki rencana untuk melakukan ibadah umrah. Semoga beberapa ulasan di atas bisa menjadi informasi berguna untuk Anda.