Setiap orang pastinya memiliki hobi, dan setiap hobi yang dimiliki pastinya ingin dijadikan ladang penghasilan. Tak menutup kemungkinan menjadi seorang travel blogger yang banyak peminatnya ini. Yang kita tahu bahwa pekerjaan menjadi travel blogger, sakadar menulis tempat-tempat menarik yang Ia kunjungi.

Tentu saja, dalam benak kita bertanya, kita pun juga bisa melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan oleh travel blogger. Misalnya berkunjung ke tempat-tempat menarik, kemudian menuliskannya di dalam blog. Lalu apa sebenarnya yang membuat tulisan travel blogger dapat dinikmati oleh jutaan orang hingga ditulis dalam buku dan dijadikan film? Dan mengapa semua orang tak bisa melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan travel blogger?

Kamu penasaran dengan jawabannya?

travel blogger

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan sebagian rahasia kecil yang dimiliki oleh travel blogger di Indonesia. Kamu akan mengetahui informasi mengenai kepenulisan yang digunakan oleh travel blogger, dalam menarik pembacanya berlama-lama membaca blog miliknya. Serta kamu akan mendapatkan insight, seputar resep menjadi travel blogger yang bisa menginspirasimu, untuk segera memulai melakukan hal yang sama.

1. The Naked Traveler

Seperti yang kita tahu, bahwa blogger yang satu ini memang tidak akan pernah sepi pembaca. Blog milik Trinity ini memang sudah menjadi rujukan bagi traveler dan adventure di Indonesia. Di dalam blog The Naked Traveler ini kamu akan banyak belajar tentang gaya penulisan storytelling, yang memang kerap digunakan oleh Trinity di setiap tulisannya. 

Kamu juga akan belajar bagaimana Trinity mengelola blog miliknya, dengan membagi-bagi kategori penulisannya menjadi tiga bagian yaitu Travel, Thought dan Treats. Dari sana kita akan belajar, bagaimana memanfaatkan blog milik kita sebagai dokumentasi setiap apapun yang kita lakukan misalnya, menerbitkan buku, promosi buku, dan penjualan merchandise. 

2. Catperku

Cerpetku.com adalah akronim yang digunakan oleh penulis untuk mempersingkat kalimat ‘Catatan Perjalananku’. Dalam tulisan Fahmi, orang yang membuat blog Cerpetku.com ini, lebih menggambarkan sisi human interest, itulah mengapa tulisan-tulisannya selalu memunculkan keunikan yang menggambarkan pemiliknya. 

Dari Cerpetku.com, kita akan belajar mengenai gaya penulisan yang lebih personal, sehingga membuat para pembaca terhipnotis untuk terus menikmati cerita yang ada di dalamnya. Blog ini juga dibuat dengan mengkombinasikan video youtube, sehingga akan lebih mudah dipahami bagi orang yang memiliki gaya membaca Audio-Visual, serta akan bisa dinikmati bagi teman-teman yang membutuhkan pelayanan khusus. 

3. Pergi Dulu

PergiDulu.com merupakan blog yang dibuat oleh suami/istri bernama Adam dan Susan. Semenjak memutuskan menikah mereka berdua mulai menjelajahi Australia dan Selandia Baru. Saat ini, mereka telah menjejakkan kaki dan berpetualang di 60 negera dunia. PergiDulu.com menyajika tulisan yang lebih praktikal, dimana bahasa yang digunakan lebih mudah dimengerti dan terlihat lebih simpel. Dari blog tersebut pembaca akan mendapatkan inspirasi jalan-jalan di berbagai belahan dunia dan meyakinkan pembaca untuk mencoba berwisata.

Dari Blog ini kita akan mempelajari bagaimana mengelola blog yang akan kita buat dengan memasangkan foto-foto destinasi yang sudah kita kunjungi. Hal ini akan dipermudah dengan pengelompokkan informasi di dalam blog, sehingga pembaca akan mudah memahami isi konten blog yang akan kita tulis ini.

4. Lostpacker

Blog milik Kakek Sutiknyo ini memiliki pesan yang melekat di dalam blog-nya yaitu “jadilah pejalan dan belajarlah dari perjalanan itu”. Pesan inspirasi inilah, yang membuat Kakek Sutiknyo menulis di blog-nya yang bernama LostPacker.com. Dari sana kita akan melihat  gaya penulisannya yang lebih personal dan mengarah pada pengalaman pribadinya. 

Dari blog LostPacker.com ini kita akan banyak belajar untuk membuat tulisan deskripsi yang merangsang panca indera kita bekerja seluruhnya. Karena di dalam tulisan-tulisan yang ada di dalam blog ini lebih menekankan pada gaya storytelling, serta mengangkat sisi human interest.