Masa pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai ini, sudah pasti membuat sebagian dari kita rindu akan berlibur. Penyebaran COVID-19 yang sangat masif, memberikan dampak di berbagai sektor kehidupan seperti, ekonomi, pendidikan, dan juga sektor pariwisata. Banyak hal yang telah kita lalui selama hampir dua tahun ini, dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru, guna mencegah penyebaran COVID-19.

Namun jika bicara mengenai rindu tempat berlibur, pasti tidak bisa dihiraukan lagi, tentu ada keinginan yang muncul di dalam pikiran kita untuk liburan. kita sudah lama di dalam rumah, pastinya liburan memang menjadi jawaban final untuk melepas stres dan melepas beban pikiran kita.

Kali ini untuk menjawab keresahan bersama, telah muncul layanan virtual tour, yang bisa digunakan untuk melepas kerinduan akan liburan. Virtual tour ini menawarkan keindahan dan keunikan tempat wisata secara virtual. Di dalam virtual tour ini juga dilengkapi dengan penjelasan informasi destinasi yang ada di dalam layanan. 

Virtual tour memang menjadi obat rindu akan liburan. Karena di dalamnya terdapat tor guide, yang akan menjelaskan setiap informasi objek wisata di dalamnya. Saat ini, virtual tour telah menjadi tren baru untuk dilakukan oleh masyarakat Indonesia sebagai hiburan di tengah pandemi COVID-19. Dilansir dari kemenparekraf.go.id, berdasarkan data yang disampaikan oleh Autorin, yang merupakan pionir penyelenggara virtual tour ini, peminat maupun pengunjung, untuk menikmati wisata virtual terus selalu meningkat. 

Kamu mau tahu destinasi apa saja yang bisa dikunjungi melalui wisata virtual ini? Yuk kita kenali dan jelajahi bersama-sama destinasinya!

wisata virtual

1. Desa Nanas Madu di Pemalang

Destinasi wisata ini dapat kamu kunjungi di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Di sana kamu akan diperlihatkan wilayah perkebunan nanas madu, dengan kualitas  terbaik yang dimiliki Indonesia. 

Di Belik, terdiri dari 12 desa yang masyarakatnya merupakan petani nanas madu. Dan tiga diantaranya dikembangkan menjadi desa wisata seperti Desa Mendelem, Desa Sikasur, dan Desa Bulakan

2. Sarang Burung Walet, Desa Karangduwur

Dari menjelah dan berburu nanas madu di Belik, Pemalang. Kita beranjak ke Karangduwur, Kebumen, untuk melihat wisata sarang burung walet. Disana kita akan disuguhkan dengan pemandangan sarang burung walet di tebing-tebing pinggir pantai. Sudah kebayang kan wisata ini mampu memacu adrenalin saat kita kunjungi nanti.

Yang menjadi menarik dari wisata ini adalah kita akan melihat secara langsung prosesi panen burung walet secara langsung. Dan yang unik dari panen ini, kita akan melihat ritual tradisional dari masyarakatnya dengan menggunakan tangga bambu yang menjulang tinggi. 

3. Candi Borobudur, Magelang

Untuk yang satu ini, pastinya diantara kita sudah sangat mengenal objek wisatanya. Tempat wisata yang termasuk keajaiban dunia ini, menyimpan cerita sejarah tentang perjalanan Sang Budha, yang terukir dalam panel relief dinding candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan situs peninggalan umat Budha Mahayana pada tahun 800-an Masehi. Dan merupakan candi terbesar yang ada di dunia. 

4. Taman Nasional Bali Barat (TNBB)

Dengan luas keseluruhan dari TNBB mencapai 19.000 hektare, dan sekitar 17,97 persennya merupakan wilayah perairan, menjadikan destinasi ini wajib kamu kunjungi bila ke Bali kelak.

TNBB menjadi destinasi wisata yang proporsional, karena terdiri dari wilayah darat dan wilayah perairan. Ekosistem yang berada di wilayah darat terdapat mangrove, evergreen, sabana, ekosistem river rain forest, hutan musim, dan hutan hujan dataran rendah.  

Sedangkan, untuk ekosistem yang berada di wilayah perairan terdapat terumbu karang, padang lamun, pantai berpasir, perairan laut dalam dan perairan laut dangkal.